Roy Shakti Pakar Kartu Kredit

Roy Shakti Pakar Kartu Kredit no 1 di Indonesia, penulis buku best seller Credit Card Revolution

Temu Nasional Credit Card Revolution

Credit Card Revolution adalah komunitas terbesar pengguna kartu kredit di Indonesia, yang di dirikan oleh Roy Shakti pakar Kartu Kredit

Penghargaan ISMBEA 2013

Roy Shakti menjadi salah satu penerima penghargaan di acara ISMBEA 2013

Seminar dan Workshop Kaya Modal Kartu Kredit

Ingin tahu bagaimana cara memanfaatkan kartu kredit sebagai mesin uang Anda? Segera Ikuti seminar dan workshop "Kaya Modal Kartu Kredit" info jadwal lihat di website ini.

Credit Card Revolution

Begabunglah dengan komunitas pengguna kartu kredit terbesar di Indonesia

Senin, 18 Mei 2015

Mandiri dan BCA mulai waspadai kartu kredit macet

Dampak melambatnya pertumbuhan perekonomian membuat takut pihak perbankan. Apalagi dampaknya sudah mulai dirasakan oleh bisnis kartu kredit. Yang ditakutkan apalagi kalau bukan NPL (Non Performing Loan) alias kredit bermasalah. Hal ini tentu membuat beberapa bank mulai waspada akan resiko kartu kredit macet milik mereka.

Apalagi, menurut data OJK (Otoritas Jasa Keuangan), hanya dalam tempo 2 bulan, nilai kartu kredit macet naik Rp. 208 miliar. Dari data Februari 2015, NPL kartu kredit menyentuh angka Rp. 1,4 trilyun, atau jika diprosentasikan sebesar 2,18%. Angka ini menunjukkan kenaikan mengingat hingga Desember 2014, NPL kartu kredit masih di posisi 1,9%, atau sebesar Rp. 1,2 trilyun.

Bank Mandiri, BCA, kartu kredit Mandiri, kartu kredit BCA
Naiknya NPL kartu kredit membuat bank Mandiri dan BCA muali waspada akan resiko kartu kredit macet

Dua bank yang sudah merasakan dampak NPL adalah Mandiri dan BCA. Mandiri misalnya, menurut laporan bulan Maret, NPL kartu kredit mereka telah mencapai angka 3%. Menurut mereka, ada alasan kenapa NPL mereka bisa mencapai angka tersebut.